“Kamu kok bisa ada di dalam rumahku begini sih? Kamu pasti mau merampok ya?” aku bertanya sembari menggoda Reno. “Enak aja!” “Aw!” Kali itu Reno mencubit pipiku karena aku menggodanya dengan kalimat yang tidak-tidak. “Tadi pagi aku ke rumah kamu, tapi kata ibu kamu, kamu sudah berangkat ke kampus, terus kata ibu kamu lagi, aku di suruh jagain rumah kamu.” “Ah elah bisa-bisanya kamu aja. Bilang aja kalau kamu mau numpang tidur. Lagian rumah aku tinggal di kunci aja nggak perlu pake dijagain segala kali.” aku sembari menyunggingkan senyum culas. “Ih jutek amat kasih responnya!” “Itu mah karena ibu aku baik aja jadi kasih ijin buat kamu istirahat di rumah aku.” lanjutku masih dengan nada be

