Sudah satu minggu semenjak kejadian Andre menciumku dengan paksa. Semenjak itu juga kami tidak lagi berkomunikasi. Aku tidak mencari Andre sedikitpun. Aku juga sudah tidak memantaunya melalui postingan yang ada di i********: Aira. "Trililing tring.." Handphoneku berdering. “Halo? Mohon maaf dengan siapa ya?” tanyaku pada penelepon itu. Bukan nomor handphone dari Andre yang sedang masuk ke dalam panggilanku saat itu. “Ini nomor tante Inggrid Nad, kamu sedang berada dimana?” “Oh tante Inggrid, Nadine sedang bersama teman-teman ini tante. Ada apa?” “Ibu kamu..” “Ibu kenapa tante?” dengan tidak sopannya, aku langsung memotong kalimat yang dilontarkan oleh tante Inggrid begitu saj

