Bab 15 Hamil

1221 Words

"Kak, tolong jangan seperti ini, tolong dengar dulu penjelasanku ...." Kalimatku terputus begitu saja saat pemilik mata coklat terang yang mulai menggelap itu menekan tubuhku ke pintu mobil dengan sedikit hentakan. Pandanganku seketika buram, dengan tubuh yang mulai gemetar. Tatapannya seperti ingin menelanku hidup-hidup. Siapa yang sedang berdiri di depanku kini, ya Tuhan. Dia bukan Kak Vincen. Dia bukan kakakku. Seandainya aku memang sangat bersalah, bukankah tidak seharusnya dia seperti ini? Kenapa dia berlagak terluka sekali. Laki-laki yang biasanya selalu baik, hari ini terlihat menakutkan sekali dengan amarah yang begitu menggebu. "Aku tidak butuh penjelasan kamu, Yasmine. Asal kamu tahu, kamu sudah membuatku sangat marah dengan perbuatan bodohmu itu. Mulai sekarang, apapun ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD