Tok. Tok. Tok. "Assalamualaikum." "Wa alaikumussalam. Sinten nggih? (Siapa ya?)" tanya Kinan sambil memakai jilbab instannya dengan cepat. Tidak biasanya ada tamu yang berkunjung ke rumahnya selepas isya seperti ini. Di rumah hanya ada dia dan Ara karena Ibu Yanti sedang mengikuti pengajian dan Adit juga belum pulang dari bekerja paruh waktunya. Kinan jadi sedikit was-was dengan tamunya kali ini. Ceklek. Krieeeettttt. Kinan terdiam kaku melihat sosok suami sahnya yang kini sedang berdiri di depannya. Begitu pula dengan Arya yang tercengang melihat perubahan Kinan. Istrinya itu kini tengah mengenakan baju gamis dan jilbab yang membuat Kinan terlihat sangat cantik walau tanpa make up sekalipun. "Na-n." Arya memanggil nama istrinya dengan gagap. "Kamu apa kabar?" tanyanya kembali bodoh s

