"Mbak Wulan, Mbak Herni tunggu," kata Jenar saat melihat kedua temannya itu sudah berjalan mendahului, setelah setengah hari pagi mereka lalui dengan menyelesaikan berbagai tugas kini tiba saatnya bagi mereka untuk istirahat makan siang sebelum saru jam mendatang mereka sudah harus kembali bergelut dengan segala kesibukan. Kedua wanita yang Jenar panggil berhenti dan menoleh ke arah gadis yang sedang berjalan ke arah mereka, suara Jenar yang cukup kencang membuat Reza yang sedang duduk di kursi kerjanya mendengar, pemuda itu bukan sedang sibuk dengan tugasnya ia hanya sedang melamun sejak beberapa saat yang lalu. "Tunggu, Mbak, aku mau ikut ke kantin," kata Jenar pada kedua wanita itu. "Tumben kamu enggak bawa bekal?" tanya Wulan karena memang biasanya Jenar tidak pernah ikut mereka

