bab 148

2104 Words

Ela melirik dengan ekor matanya dan dari kaca jendela yang tidak tertutup tirai dirinya melihat Vera mengernyitkan keningnya lalu agak menjauhkan tubuh Nasya dari tubuhnya, gadis itu tersenyum miring lalu pergi. Entah mengapa rasanya begitu kesal melihat Bekti bersama Vera di rumah sementara lelaki itu mengatakan kalau tidak bisa ikut jalan jalan karena pekerjaan. Gadis itu tahu pasti urusan pekerjaan juga yang Vera gunakan untuk mendekati Bekti tetapi tetap saja perasaan hatinya begitu kesal, hingga yang dia lakukan sekarang adalah berjalan ke rumah sang kakak, ia takut tidak bisa menahan diri jika terus berada di rumah Bekti dan melihat Vera cari muka pada lelaki itu mengingat dirinya dan Bekti memang belum memiliki ikatan apa apa. Sedangkan di dalan rumahnya Bekti menatap Ela yang p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD