Serangan Balik

1113 Words

Pintu ruang kepala sekolah tertutup pelan di belakang Nindya. Ia duduk tegak di kursi berhadapan dengan Pak Hendra, kepala sekolah tempatnya mengajar. “Ada yang ingin saya bicarakan secara pribadi, Pak,” ucap Nindya tenang. Pak Hendra melepas kacamata. “Tentang apa, Bu Nindya?” “Tentang nama baik saya.” Ia mengeluarkan sebuah map bening dari dalam tasnya. Di dalamnya terdapat tangkapan layar pesan anonim, potongan komentar media sosial, serta salinan berita blog tak dikenal yang sempat menyinggung isu perselingkuhan dirinya dengan seorang pria. “Saya ingin sekolah memiliki catatan resmi bahwa saya sedang menjadi korban fitnah,” lanjutnya. Pak Hendra membaca sekilas dokumen itu. “Apakah fitnah ini sudah mengganggu lingkungan sekolah?” “Belum. Dan saya ingin tetap begitu,” jawab Nindy

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD