Pada suatu siang Marchel dikejutkan atas kedatangan Sherly ke ruangannya. Setelah satu minggu dia bekerja sama dengan bagian HRD untuk membuka sebuah lowongan pekerjaan yang nantinya akan dipilih beberapa kandidat. Lalu di hadapkan dengan serangkaian tes untuk menentukan siapa yang layak menggantikan posisi Sherly sebagai pengganti untuk melanjutkan pekerjaannya setelah resign. Marchel sudah menduga kalau Sherly datang ke sana dengan membawa berita yang bagus. Akan tapi berita itu akan membuat Marchel kehilangan karyawan dengan kinerja bagus seperti Sherly. Bagaimanapun juga Sherly dan Marchel berteman sudah lama. “Selamat siang, Pak Marchel!” sapa Sherly dengan begitu sopan dan senyum yang hangat. “Oh, Sherly? Silakan duduk!” Marchel mengulas senyum seakan tahu kedatangan Sherly untuk

