Chapter 8

1026 Words

Matanya melirik kesana kemari mengikuti pergerakan ikan mungil itu, hari sudah sore dan taman belakang rumahnya adalah pilihan tepat untuk bersantai. Ikan itu sudah dirawat nya sejak El kecil hingga mempunyai banyak anak, El memandangnya dengan tatapan berbinar. Dia sangat menyukai ikan, warnanya yang warna warni serta badannya yang mungil membuatnya terlihat imut dan lucu. Revan menatap El dari kejauhan, "Dia kayak kamu, selalu senang ngeliatin ikan." ucap Revan melirik Monik yang meminum teh nya. Monik ikut memperhatikan El yang duduk bersimpuh menatap ke arah kolam ikan. "Dia putriku, tentu nya sama." jawab Monik. Revan mengangguk setuju. Matanya menelusuri taman belakang rumah itu. Terlihat seseorang berdiri dari kejauhan ikut memperhatikan El yang tersenyum lebar. "Aaahhh, Ko

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD