Sebuah Janji

1155 Words

"Aku akan mempertahankan kamu, bahkan meski kamu gak pernah mencintai aku." William masih terdiam dan terduduk lemas bahkan saat Luna dan Nathan sudah pergi. Dia terus merenung dalam penyesalan sebab kesalahannya dalam menyakiti Livia. Nathan benar, harusnya dia langsung bicarakan dengan Livia. Atau seharusnya dia menepati janjinya untuk tetap mempertahankan Livia meski istrinya itu tak mencintainya. Tapi William tak bisa menahan dirinya saat Livia justru mengatakannya di depan Nathan. Dan sekarang dia ternyata hanya salah paham. Berulang kali Livia bahkan meminta penjelasannya, tentang kesalahan apa yang dia lakukan. Namun William justru mengabaikan dan terus menuduhnya telah menyakitinya. Nyatanya Livia mencintainya. Dan dia telah menghancurkan kepercayaan Livia dengan melecehkannya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD