Bab 43

1189 Words

"Kamu mau kemana?" Pertanyaan tiba tiba dari Ambar menghentikan langkah Darwin. "Ke luar." jawab nya singkat. "Nemuin Nara?" Darwin membalikan tubuh nya, ia menatap Ambar nyalang. Bagaimana Ambar bisa tahu? "Saya tadi denger obrolan kamu di telepon." Sebelum nya, Ambar tak sengaja mendengar Darwin yang sedang berbicara di telepon saat hendak mengantar Zidan pada ayah nya. Awal nya, Ambar hendak kembali ke kamar Zidan, namun langkah nya terhenti saat mendengar nama Nara disebut oleh Darwin. "Dimana Nara sekarang?" "Dia sendiri?" "Bagus. Thanks." Ambar tak menduga perasaan Darwin pada Nara ternyata lebih dalam dari dugaan nya, ia awal nya mengira Darwin hanya naksir dan iseng menggoda Nara. "Kamu kelewatan!" tegur Darwin. "Nara sudah menikah, Win. Nara nikah sama temen kamu, Za

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD