Bab 6

1009 Words

Nara terbangun di pagi hari nya dengan rasa sakit teramat sangat di pangkal pahanya. Ketika ia berhasil bangun dan duduk di kasurnya, ia tak melihat Zayn. Ia membuka ponselnya, tak ada pesan masuk. "Kemana orang tua itu?" Ia memutuskan untuk beranjak ke kamar mandi, mengisi bath tub dengan air hangat dan menyalakan aroma therapy. Ada satu porsi roti lapis di meja, lengkap dengan kopi hitam yang pasti sudah dingin. Nara membaca catatan yang tertempel pada cangkir kopi itu. 'Saya lari pagi sebentar' Nara meletakkan catatan itu kembali, dan menggigit roti lapis itu dengan nikmat, rasanya seperti kehilangan energi dan tidak ada asupan makan selama 3 hari. Setelah menghabiskan sarapannya, ia kembali berjalan sambil meringis nyeri ke kamar mandi, lalu merendam tubuhnya dalam air hangat. "H

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD