Nara dan Zayn duduk terpisah dalam perjalanan mereka kembali ke Jakarta. Karena membeli tiket pesawat secara mendadak, mereka mau tidak mau harus menerima tiket dengan nomor kursi yang berjarak kendati tetap berada di kelas yang sama. Zayn memandang Nara yang duduk jauh di depannya. Sejak ia mengatakan mereka harus kembali ke Jakarta hari ini, perempuan itu tak banyak bicara. Nara sempat menanyakan alasan kepulangan mendadak itu, namun Zayn hanya menyuruhnya untuk segera berkemas. Setelah menerima semua barang yang mereka bawa, Nara dan Zayn menemui Adam dan pak Bowo, supir kantor Zayn, yang menjemput mereka di bandara. "Setelah mengantar kamu ke rumah, saya akan langsung menemui investor. Kamu gak apa-apa, kan?" ucap Zayn. "Oke." "Mau beli makanan untuk di rumah nanti?" Nara menggel

