Bab 9

1112 Words

"Saya gak suka kamu bahas-bahas dia. Pertanyaan bodoh!" Nara menatap Zayn kesal. "Pertanyaan itu bodoh kalau Mas emang gak mau ada hubungan apa-apa lagi sama mbak Ambar! Kalau sebaliknya, berarti Mas munafik!" "Maksud kamu apa?" Nara terdiam, Zayn memutuskan untuk menunda pembahasan itu lebih lanjut karena mobilnya sudah memasuki kantor. Zayn pun memarkirkan mobilnya di tempat parkir khusus executive. "Kamu mau ikut ke dalam atau tunggu di mobil aja?" tanya Zayn. "Saya ikut." Nara berfikir lebih baik ia ikut dengan Zayn dan melihat lihat kantor nya dari pada menunggu dengan membosankan di dalam mobil. Begitu memasuki gedung, Nara disambut oleh resepsionis dan membalas sapaan mereka. Lalu Zayn mengajak Nara menaiki lift menuju lantai 8. Ada satu orang resepsionis lagi di lantai 8.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD