Leon Gemetar

1719 Words
Leon balik ke kantor, lampu langsung dia nyalain. Tas berisi baju di-lempar ke meja kayak lagi kesel sama hidup. Duduk, buka dasi, napas panjang kayak abis lari marathon. Drama dimulai pas dia buka tas buat ganti baju. Eh, tau-taunya nemu bingkisan foto jadul nyelip di antara kaos! Bingkai itu bikin dadanya sesek level akhir—kayak liat mantan di IG lagi PDKT sama orang baru. Leon cuma bisa melototin foto itu, mukanya kayak abis ditolak gebetan padahal cuma dikasih read doang. Kocak dah, padahal tadi di luar sok cool kayak CEO startup, eh sekarang baperan gegara secuil kenangan. Karma sih! Hari ini squad elit Ana-Leon-Mike-Steven lagi planning nge-golf ala-ala emak-emak tajir yang stress cari hiburan. Tapi Mike yang lagi drama sama Meli sneakily gas skenario backstreet! Diam-diem doi ghosting Rati lewat DM ala ninja, ngajak doi dateng biar Meli auto ikutan. Plot twist: Mike pengen baperin Meli pake grand gesture ala sinetron, padahal doi sendiri toxic level dewa! Yaelah, abis ketauan clubbing sama cewek random, sekarang sok romantis. Vibe-nya kayak nge-repair iPhone jatuh ke got pake pasta gigi— wichis useless! Mike vs Meli tuh relationship goals palsu. Pacaran 5 taun? Cringe! Status jadiannya kayak zombie—hidup tapi gak progress. Mike mata keranjang akut, flirting sama cewek IG sambil bilang "Aku cuma networking kok, Sayang!". Meli? Queen of denial*l—malah defend doi pake jurus "Dia kan masih healing dari masa lalu!". Bruh !!!, masa lalu apa? Masa kecil doi yang trauma dikasih s**u kedelai sama nyokapnya? Delulu level akhir! FYI, umur mereka udah kepala empat—boomer sok jago ngejar puber kedua. Mikirnya youthful, eh taunya cuma midlife crisis beli motor gede biar dikira cool dad. Nikah? Nope! Mereka lebih milih situationship abadi kayak Netflix subscription—bayar tiap bulan tapi gak pernah commit nonton. Alasannya ? "Kami udah comfortable gini aja~". Comfortable apanya? Comfortable jadi bahan gossip grup WA keluarga? Sis, itu namanya stagnan, bukan comfortable! Pas golf rencananya, Mike sneak call Rati pake nomor palsu ala detektif amateur. Ngakunya: "Aku cuma pengen reunion sama bestie lama!". Padahal dalangnya pengen Meli liat doi berubah jadi Prince Charming versi cheap. Rati yang clueless langsung gas dateng, outfit aesthetic ala IG model biar Leon auto baper. Tapi Meli yang savvy tau ini scheme Mike—doi langsung siap-siap clapback pake reality check, "Gue gak mau drama lo toxic lagi, BRO!". Mike Masih aja berharap Meli luluh liat effort-nya nyiapin golf date. Padahal effort-nya cuma booking lapangan doang—low budget banget! Kalo beneran mau baperin cewek, minimal sewa helicopter buat putar-putar atas lapangan sambil drop bunga, ya kan? Yaudah, doi cuma bisa berdoa biar Meli lupa doi pernah ghosting buat nongkrong sama side chick. Sesampai di lapangan golf, Rati auto flex outfit aesthetic-nya ke Leon. Jaket oversized warna neon dibuka ala model runway, exposing kaos pink super ketat yang clingy banget sampe ngehighlight body goals-nya. Ngakak dah, gaya doi kayak influencer mau OOTD di tengah lapangan boomer Check. "Kak, gimana penampilanku? Cantikkan?", celetuk Rati sambil pose alay kayak bocah TK foto graduation. Leon yang awkward langsung action . Doi keprasin hoodie jaket Rati ke kepalanya kayak ngubur mayat, resleting dinaikin sampe mentok ke dagu. "Nah, begini lebih cantik," ujar lein nge-godain doi sambil senyum sok cool, Padahal mah vibe-nya kaya om-om galau liat cringefest. 👻 Squad golf langsung start: Pertama Mike swing ala badut, next Steven joke in gaya doi kayak kakek hipster, Ana si kang judge semua orang pake resting b***h face. Tiba Giliran Leon, Rati auto hypebeast, "Kak, Semangat!" teriak doi sambil lompat-lompat kayak kelinci kafein. Ana sama Leon cringe level 1000, muka mereka kayak filter ' menyesal jadi manusia '. "Apa lagi itu? Kenapa bocah itu di sini?" gaslight Ana ke Leon, Muka merah padam kayak abis lihat story gebetan di club. "Ahhh... ini ulah Mike. Ia mengundang adikmu," lempar tuh Leon casual, Padahal dalam hati pengen yeet Rati ke danau golf biar shut up. Rati? Zero shame. Tetep vibe ala cheerleader toxic. Teriak-teriak gak jelas , lompat-lompat, nge-wave tangan kayak orang kesurupan. Ana sama Leon ngumpet di belakang pohon, acting kayak gak kenal doi. Squad lain auto record buat konten t****k #SiblingEmbarrassmentLevelMAX. Drama makin spicy pas Mike nyengir sok innocent, "Ini buat reunion kita~" Padahal dalangnya clown yang pengen baperin Meli. Tapi Meli? Queen of savageness cuma geleng-geleng, sambil bikin story IG caption: ' Nonton sinetron gratis di lapangan golf, anyone? ' Sepanjang permainan Rati keep vibin' gak jelas ala cheerleader overacting, lompat-lompat kayak dikasih free Red Bull. Eh, plot twist: doi slip gegara overdosis semangat, jatuh nge-dramaqueen ala sinetron. Squad langsung auto panic mode. Ana screaming , "Bocah bodoh, apa kamu terluka? Ada di mana?" Leon ikut-ikutan nanya , "Apa kamu baik-baik saja?", kayak lagu t****k yang repetitif. Rati auto jadi main character: nunduk malu, acting kaki keseleo sambil ngasih dialogue cringe, "Aku tidak baik-baik saja. Kakak harus menggunakan cinta agar aku bisa sembuh." BRUKKKK!!! Langsung pingsan ala drama kolosal. Ana side-eye Leon: , "Aku yakin ia jatuh tidak hanya mengenai kakinya, tapi juga kepalanya," , roast halus sambil judge Rati yang delulu minta romance plot. Kemudian, Ana nge-lift Rati kayak gym bro angkat barbel, gas ke mobil buat roadtrip ke RS. "Cepat masuk.", perintah Ana, tapi Rati malah Stare ke Leon kayak pocong pengen diajak karaoke. "Aku akan membawa bocah ini pulang. Urus semua yang ada di sini," gaslight Ana ke Mike, Meli, sama Leon. Rati geleng-geleng ke Leon kayak ngasih kode ' no way mau cabut tanpa doi '. Leon cuma bisa drop kata-kata cliché, "Jangan khawatir, pergi saja. Jangan lupa untuk mampir ke rumah sakit dulu." Vibe-nya kayak lagu galau yang skip bagian chorus-nya. Padahal dalam hati doi lowkey pengen ikut, tapi gengsi maksa cool kid image. Squad lain yang nonton dari jauh auto share ke grup WA: "Rati jatuh cinta + jatuh beneran = content gold !" Tiba-tiba " What ? Kakak yang ingin pergi bersamaku? Gak mau... Aku mau pergi bersama pengacara. Pengacara Leon, aku ingin mendiskusikan sebuah kasus. Mari kita bicarakan sambil pulang." ujar Rati ngambek level 100. Doi Ngarep bisa roadtrip berdua Leon kayak scene drakor. Mike auto backup, "Benar, biar Leon yang membawanya. Biar kita di sini mengurus semuanya.", Clapback doi buat balas jasa Rati yang udah bantu dia nge-gaslight Meli. Bu Meli ikut nimbrung, "Jika kamu khawatir, aku bisa pergi bersama mereka." Squad langsung teamwork kayak Avengers lawan Ana yang kepala batu. Rati senyum sly. "Kalau begitu, kami pergi. Rati titip tas ya, Bu", Cuss doi nyemplung ke mobil Leon kayak pencuri kabur dari security. Ana muka merah, "Maaf aku mengganggumu Leon" Leon jawab ala lagu t****k, "Aku akan meneleponmu." Gas mobil zoom out kayak di Fast & Furious versi boomer. Di dalam mobil, Rati delulu mode on. "Gila ini sungguh gila. Saat ini Gue hanya berdua dengan belahan jiwa gue. Lihat tangan yang berotot itu menyetir mobil. Sungguh keren. Betapa tampannya dia saat ini. Pasti ini mimpi kan." gumam doin sambil Cubit pipi sendiri kayak tes filter IG— spoiler: bukan mimpi, cuma delusi akut. Leon Vibe-nya kayak AI. Fokus nyetir, ignore Rati yang stare ke doi kayak liat bTS comeback. *** Squad di belakang auto story IG: ' Rati akhirnya dapet alone time sama Leon—apocalypse incoming! ' Ana siap-siap therapy session habisin gallon es krim. Mike & Meli? Masih situationship abadi—no progress, pure vibes! *** Diperjalanan tiba-tiba Rati nge-jerit kayak abis liat spoiler drakor. "Akhhh..." Leon auto panic, "Apa kamu baik-baik saja? Apa sakit?" Ternyata doi cuma gaslight biar dapet perhatian. "Ternyata ini bukan mimpi, Kak. Saat ini hanya kita berdua di mobil." ujar Rati. Vibe-nya kayak fanfiction murahan. Leon dalam hati ngedumel, Sia-sia aku mengkhawatirkan bocah ini yang ternyata masih penuh semangat" Bocah ini mah delulu level final boss! 😶‍🌫️ Rati flex pemandangan luar mobil, "Wahhh lihat pemandangannya cantik sekali, Kak. Kakak harus lihat itu." ucap doi Ngarep Leon auto jadi scene kencan drakor. Leon nyamber, "Apa kita salah jalan ya?" Ngasih alesan sok logis. Rati gas balik, " Nggak, ini jalannya Betul kok. Itu ada plangnya." , Confidence doi nyala kayak live IG filter. "Tidak berdarah, kepala tidak sakit. Kurasa kamu baik-baik saja." ujar Leon sambil cek fisik Rati ala dokter kw. Rati nge-bales, "Tidak, kakiku sakit kok." Drama queen mode on: angkat kaki trus jerit lagi kayak dikasih joke receh. Leon deadpan , "Sudah-sudah letakkan kakimu dengan benar. Nanti tambah parah ", Kayak ngasih tau anak kecil yang ngegangguin kucing. "Tadi kamu menyuruhku membuktikannya." Tegas Rati Leon cuma senyum sambil mikir, "Gila, ni cewek kayak t****k challenge versi Real !!". Rati kemudian rebahan ala diva, "Aku akan berbaring sebentar. Kak, silakan mengemudi yang benar." Doi ngAtur kurs sampe flat kayak mau tidur di hotel bintang 5. Delulu-nya on fire—doi kayak lupa kalo mobil Leon interior-nya standard kayak taksi online! Sementara Leon nyetir sambil skip lagu di playlist biar gak denger Rati berkicau. Dalam hati doi judge, "Ini lebih stressful dari sidang pengadilan." Tapi gak mau ngaku kalo lowkey seneng ada Chaos di hidupnya yang biasanya flat kayak air mineral. Periodt! Leon nyetir santuy sambil sesekali intip-intip Rati dari sudut mata, eh taunya doi flex rok mini super pendek kayak outfit t****k dance challenge. Bocil 24 tahun vs om-om 40 tahun yang darahnya masih nge-gas! Paha Rati putih kayak s**u almond bikin Leon auto nelen liur kayak abis liat burger viral. Otak doi flashback scene-series ' forbidden ' ala fanfic, gejolak darah 40 tahun langsung naik level! Gak tahan liyat barang bagus, Leon gas ambil jaket di kursi belakang, tutupin paha Rati kayak ninja yang mau selamatin diri dari godaan. " ya, Sedikit dingin, terima kasih ", Rati nyeletuk sok polos, jaket ditarik sampe mentok ke leher—paha doi kembali terekspos kayak plot twist di drakor. Leon dalam hati, "Gue harus kuat! Ini cuma paha, bukan promo BTS meal!" Tapi hasrat doi kayak WiFi error Connect-disconnect tiap liat skinny jeans Rati. *** Skuad di luar mobil gak tau drama dalem sini: Leon berjuang nahan nafsu kayak puasa t****k challenge, sementara Rati rebahan sok innocent ala lagu Lana Del Rey. Bocah 24 tahun vs tuan-tuan 40 tahun yang gak bisa bedain "kasih sayang" sama "simpi akut"—recipe buat thread Twitter. #DaddyIssuesLevelMax. Yaudah, Leon cuma bisa palingin muka sambil skip lagu di playlist biar gak kepikiran… tapi gagal. Delulu vs Hormon 40 Tahun: Round 2! Periodt! #Next kasih masukan dong gess 👻
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD