"Kenapa Bapak semalam pulang-pulang nggak ngajak aku? Kenapa aku malah ditinggal, sih?" dumelku pada Bapak yang ada di seberang sambungan. "Salam dulu, Kin." "Assalamualaikum. Udah, aku udah salam. Sekarang Bapak jawab, kenapa Bapak ninggalin aku?" berondongku. Bapak kan tahu, aku dan Mas Javas sedang ada masalah, tapi beliau malah meninggalkanku di sini. Kalau begitu ceritanya, sama saja Bapak melemparku ke kandang buaya. "Bapak salah memang percaya sama kamu," kata Bapak yang sama sekali nggak membuatku puas akan jawabannya, malahan membuatku kesal sendiri. Namun, sebelum aku sempat protes, Bapak sudah menyambung kalimatnya lebih dulu, "kamu ini, gara-gara kamu Bapak salah paham sama Nak Javas." "Gara-gara aku apa? Toh, Bapak juga lihat sendiri gimana Mas Javas yang bawa perempuan ke

