Pesan Tak Sampai

1495 Words

Parmin tiba di Desa Pantau tempat Yani tinggal. Ia melihat suasana yang telah berbeda di desa itu. Tanah-tanah kosong yang dulu berjejer kini berganti dengan bangunan-bangunan rumah berwarna warni. Parmin sempat bingung karena waktu yang lama ia tak pernah datang, ia sedikit lupa. Parmin menyusuri Desa Pantau sambil mengingat-ingat kembali di mana letak rumah Rendra dulu. Rumah yang telah Qiara hancurkan karena amarahnya yang tak dapat ia tahan. Lama Parmin berputar-putar. Akhirnya ia menemukan sebidang tanah yang rumputnya meninggi. Ada bekas puing-puing bata dan lantai yang tersisa. Parmin yakin, itu adalah rumah Rendra dulu karena lokasinya memang sama. Parmin memperhatikan sekitar. Kemudian ia melangkah lagi menuju sebuah warung yang letaknya tidak jauh dari lokasi rumah Rendra ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD