Bertemu

1421 Words

Muni berbaring di dalam kamarnya. Hatinya dilema antara menerima lamaran Erik atau meneruskan perjuangannya mencari rezeki untuk kehidupan layak bersama sang ibu. "Apa yang harus Muni lakukan, Bu. Mengapa begitu sulit saat sudah bermain dengan hati?" gumamnya sambil terus menerawang di langit-langit kamar. Muni belum berani mengatakan lamaran yang pagi kemarin ia terima pada Yani. Ia takut, ibunya akan menolak dan memintanya untuk pulang. Sedangkan apa yang ia tuju belum juga ia dapatkan. Setengah dari tujuannya membahagiakan sang ibu saja belum dapat ia raih. Lalu, kini ia malah di buat dilema oleh hati yang terlanjur terpaut oleh kata bernama cinta. Muni melihat benda bulat yang tergantung di dinding dalam kamarnya. Jarum menunjukkan pukul 12.45 wib. Muni segera bersiap hendak memenuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD