"Apa hak mereka melarangmu dekat denganku, Muni? Memangnya siapa mereka?" "Erik tolong mengerti. Mereka akan mengembalikan aku ke desa jika aku terus menjalin hubungan denganmu," jawab Muni. "Jadi, mereka mengancammu?" decak Erik kemudian. "Tidak. Bukan begitu. Mereka hanya tidak ingin terjadi sesuatu padaku." "Aku tidak akan menyakitimu, Muni. Percayalah," bujuk Erik dengan sangat memohon. "Aku percaya. Tetapi, majikanku tidak," jawab Muni dengan wajah tertunduk. "Kalau begitu, kita menikah saja," usul Erik mengejutkan Muni. "Menikah?" pekik Muni terkejut. "Iya, aku akan melamarmu. Kau akan menjadi istriku agar majikanku itu tidak lagi melarang hubungan kita. Kau tidak perlu bekerja di rumah mereka lagi," papar Erik dengan wajah sangat serius. Muni gamam. Ia senang dengan ajakan

