Tesa tertarik mencari tahu tentang kehidupan pribadi Andra, tapi tidak dia temukan. Dia pun menebak bahwa Andra sosok tertutup. “Ah, pasti sudah menikah,” gumamnya. “Ngapain juga gue penasaran,” kekehnya. Tesa yang masih gabut, iseng membuka laman kampus di kolom mahasiswa tingkat akhir, ingin mengetahui bagaimana proses mereka mengikuti bimbingan sampai selesai. “Di ran dra….” Tesa mengeja nama Andra sambil mengetik. Ternyata dia masih saja kepo tentang sosok Andra yang menurutnya adalah laki-laki yang paling tampan yang pernah dia lihat. “Wah … gue ketinggalan gossip Pak Andra nih. Ternyata banyak yang nggossipin dia.” Tesa bergumam karena ternyata nama Andra sering disebut-sebut di laman gossip yang dikelola mahasiswa. Tesa menggetok kepalanya sendiri, merasa ketinggalan dan jarang s

