Andra tersenyum tipis melihat banyaknya dm yang masuk ke nomor kontaknya. “Kenapa lo senyum-senyum, Dra?” tanya Inka heran melihat Andra mengamati layar ponsel sambil tersenyum. Setahunya Andra tidak begitu aktif di media sosial. Andra meletakkan ponselnya di atas meja café, lalu menyalakan rokoknya. “Biasa, mahasiswi-mahasiswi iseng, ada yang nanyain kapan bisa ketemu … bimbingan skripsi, ada juga bimbingan kuliah.” Inka tertawa ringan, “Sudah gue tebak. Asal lo tau, isu lo cere udah sering dibahas di forum mahasiswa. Mereka bersyukur lo cere.” Andra menggeleng tertawa, dia tetap tidak merasa dirinya seleb yang kabarnya selalu ditunggu-tunggu. Tapi dalam hati dia sedikit menyesalkan isu perceraiannya jadi bahan gossip di kampus. Namun, tetap ada hikmah di balik penderitaannya tersebu

