Ibra menatap mobil yang dikendarai Daniel dan Indira dengan pandangan nanar penuh amarah. Dia sama sekali tak menduga bahwa Daniel akan menikamnya dari belakang dengan menjadikan Indira sebagai tuangannya. Padahal selama ini Ibra begitu kebingungan mencari Indira. Oke, mungkin bukan salah Daniel karena Ibra memang tak pernah memberitahu perempuan yang digilainya selama ini. Tapi ego Ibra jelas tak mau kalah. Jadi keputusannya adalah, apapun yang terjadi, Ibra harus mendapatkan Indira. Bagaimanapun caranya. Dan kini, Ibra terus membuntuti mobil Daniel yang membawa Indira meninggalkan pantai yang mulai gerimis. Beberapa pedagang yang berada di pinggir jalan terlihat mulai menutup lapaknya. Mobil terus melaju menuju ke kota, dimana Indira tinggal bersama Ibu Daniel. Ketika nyaris tiba di ru

