Ayam beranak

1027 Words

"Turunkan aku di sini saja!" pinta Inggar, bergegas menyambar tas kerjanya. "Kenapa? Sedikit lagi kita sampai, kenapa harus turun di sini?" tanya Kenzo bingung, tanpa mempedulikan perintah Inggar, Kenzo terus menjalankan mobilnya. "Berhenti di sini ku bilang! Aku malu tau," sungut Inggar, menggoyangkan lengan Kenzo. "Malu apa sih? Dasar aneh!" Tanpa mau berdebat, Kenzo akhirnya menuruti kemauan Inggar. Mobil berhenti di tepi jalan, tepat di dekat belokan masuk kantor Inggar. "Aku malu kalau kerja pakai mobil seperti ini. Kamu ke pasar saja sana! Aku bisa jalan kaki ke kantorku," sahut Inggar, gegas keluar tanpa mempedulikan Kenzo lagi. Mobil perlahan menjauh, lama-lama menghilang diantara kerumunan mobil lainnya. Di dalam mobil, Kenzo terus mengumpat Inggar yang sombongnya terlewat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD