BAB 09 CURIOUS

753 Words

Brina menatap Brian yang baru saja mengatakan sesuatu yang benar-benar membuat wajahnya memanas. Bagaimana bisa pria itu mengatakan kalau dia sudah lama mengamatinya? Merasa sedikit canggung, akhirnya Brina berdehem dan menautkan jemarinya. “Mengamatiku?” Brina mengeluarkan suara meski lebih terdengar seperti cicitan tikus. Brina benar-benar tidak bisa mengeluarkan suara lantangnya. Entah kenapa dirinya merasa sangat malu saat ini. Brian menyeringai lagi dan kali ini mengangkat kedua bahunya. “Huum, aku sudah mengamatimu sejak pertama kali menapak lantai lobby kantor. Saat itu kamu sedang, ehm ... sepertinya marah-marah dengan karyawanmu.” Brina membelalak mendengar ucapan Brian. Dia tatap Brian lekat dan mengernyitkan kening, seakan bertanya kapan itu terjadi. “Ehm ... kamu masuk ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD