5

1150 Words

“Kamu yakin?” Deva hilir mudik di depan televisi. Aku perlu menggeser kepala ke kanan dan kiri agar dapat menonton tayangan memasak. Resep pagi ini adalah rendang ayam dan perkedel tempe. Aku suka pembawa acara masak dan resep-resep yang diberikan sesuai kemampuanku. “Dev, berhenti mondar-mandir. Aku lagi nonton TV. Kamu duduk di sini.” Aku menepuk sofa. Deva menurut. Dia duduk di sebelahku. “Vhi, kamu yakin minta aku tinggal di sini?” tanya Deva untuk kesekian kali. “Iya.” Aku kembali berpaling menonton TV. “Aku nggak bisa, Sayang. Kita...” “Nggak bisa kenapa?” Aku menoleh pada Deva, lalu menonton lagi. “Kita belum menikah, Vhi. Permintaan kamu sekarang lebih susah dari memberikan apartemen ini ke kamu.” Acara masak berganti iklan. Aku harus menyelesaikan kekalutan Deva dengan cepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD