Kamu Gak Boleh Ikut!

1204 Words

Angela terbangun tiba-tiba, merasa gelagapan, terlebih karena di sekelilingnya hanya gelap. Tak ada penerangan sama sekali. Ia berteriak tak tentu. Memanggil nama-nama yang ia ingat. Seakan ia tengah mengalami kelumpuhan sesaat. Tangannya menggapai-gapai sesuatu agar ia bisa berpegangan. Namun, tak ada satu pun yang bisa ia sentuh. Ia tak tahu di mana dirinya berada saat ini. Suara-suara aneh terus saja menggema di rongga kepalanya. Suara yang sama sekali tak ia kenali. “Gino! Papa!” Dua nama itu yang terus ia sebut sejak tadi. Lagi, ia memanggil dalam hitungan beberapa menit. Memohon untuk diselamatkan dari apa pun yang ia alami saat ini. Hingga secercah sinar menyilaukan matanya. “Angie ... bangun, sayang. Ini papa ... bangun, Nak.” Tepukan lembut menampar-nampar pipinya beberapa k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD