Bab 62. Pagi Yang Berbeda

1060 Words

Sinar matahari menembus lembut di balik tirai yang terbuka setengah. Udara pagi terasa hangat, namun sisi ranjang di sebelah Levin kosong, dingin dan hampa. Ia meraba pelan, berharap menemukan sosok istrinya di sana. Tak ada. Ia berbalik, mencari di sisi lain, tapi tetap sama, kosong. “Jesslyn?” panggilnya pelan. Tak ada jawaban. Levin segera bangkit, langkahnya tergesa menuju kamar mandi. Ia membuka pintu dengan cepat, namun ruangan itu pun sepi. Tidak ada siapa-siapa di sana, hanya pantulan wajahnya sendiri di cermin yang tampak tegang. Rasa takut menyergap d**a. Skenario terburuk berputar di kepalanya, apakah Jesslyn pergi? Apakah ia menyesal dan kembali memilih Indra? “Jesslyn!” serunya, kini dengan suara lebih keras. Ia melangkah cepat, keluar dari kamar dan bergegas ke arah p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD