Bab 78. Kau Harus Membalas Mereka

1048 Words

Bau obat-obatan memenuhi udara. Ruangan itu putih, terlalu putih, hingga menyilaukan mata. Tapi bagi Maria Lenox, semuanya terasa kelabu. Ia membuka matanya perlahan. Cahaya lampu rumah sakit menyilaukan pandangannya. Tubuhnya terasa berat, seolah seluruh darah di tubuhnya berhenti mengalir. Lidahnya kering, dan suara di tenggorokannya nyaris tak keluar ketika ia mencoba berbicara. “Di... mana aku...?” Suara parau itu membuat perawat yang sedang menulis di meja kecil segera menoleh. “Nona Lenox?’ perawat itu pun segera menghampiri dirinya, “Syukurlah Anda sudah sadar. Tolong jangan banyak bergerak.” “Apa yang?” Kalimat itu terputus begitu mata Maria menunduk. Selimut putih menutupi tubuhnya hingga pinggul. Ia merasa sesuatu yang aneh. Tidak ada rasa di ujung kakinya. Tidak ada rasa sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD