21. Cewek-Cewek Baru

1457 Words

Damar tersenyum membaca pesan dari Muti itu. Ia baru akan membalasnya saat mata guru killer yang ada di depan kelas, melotot tepat padanya. Damar kembali menyimpan ponselnya dan mendengarkan penjelasan guru itu. Ini sudah hampir senja dan dirinya masih ada di sekolah. Gila, pantas orang Jepang sangat sukses dan berhasil. Mereka belajar seperti hari ini adalah hari terakhir hidup mereka. Dan meskipun tidak terbiasa, Damar harus mengikuti ritme belajar yang hampir membuatnya gila ini. Bahkan hanya sekedar membalas pesan Muti saja, ia harus menunggu hampir satu setengah jam lagi. Ketika kelas berakhir, satu setengah jam kemudian, Damar benar-benar tidak bisa tidak menghela napas lega. Beberapa bulan di sini, ia sudah terlihat semakin tua karena dipaksa belajar seperti ini. Genap satu tahun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD