59. Selesaikan Masalahmu Sendiri dan Dewasalah

1484 Words

“Mau aku beliin kebab nggak? Yang di ujung jalan sana itu. Yang dagingnya gendut-gendut, kulitnya crispy yummy. Kamu suka banget kan?” Biasanya, Muti akan langsung menyambar tangannya sebelum Damar selesai bicara, dan mengajaknya untuk bergegas. Namun sekarang, gadis itu hanya menggeleng tanpa mendongakkan wajahnya dari buku sketsa yang ada di hadapannya dan terus menggambar. Sudah tiga hari Nero pergi, dan Muti masih menunjukkan wajah sedih serta kehilangan itu setiap hari. Nero hanya pernah menelepon sekali, dan Damar tahu jika itu juga menjadi salah satu penyebab Muti bersikap seperti ini. Damar sudah mengerahkan segala cara. Mulai dari mengajaknya makan, menawarkan apapun yang Muti inginkan, menawarkan liburan, tetapi gadis itu menolak semuanya dengan gelengan kepala yang selalu Da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD