31. Andai Waktu Bisa Diputar Kembali

2421 Words

“Kalian terlalu banyak ikut campur. Dika itu anak saya, terserah saya mau menyuruhnya jadi apa nanti. Kalian hanya gurunya.” Pria berkacamata itu berkata dengan tegas dan memandang Muti, juga Violet, dengan kesal. Sore ini, akhirnya mereka pergi ke rumah sakit milik keluarga Dika yang terkenal itu. Sesuai janjinya, Violet pergi menemani Muti ke Nagara's Hospital dan ayah Dika setuju untuk menemui mereka. Namun, meskipun setuju bertemu, pria itu tetap pada keputusannya untuk mempertahankan Dika di kelas eksak. “Apa kalian bisa menjamin masa depannya akan lebih bagus jika Dika masuk ke Bahasa? Apa kalian jauh lebih tahu apa yang dibutuhkan anak saya daripada saya, orangtuanya sendiri?” “Pak, setiap anak memiliki bakat dan minatnya sendiri. Dika benar-benar bagus dalam hal satra budaya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD