45. Lanjutkan atau Selesaikan

1577 Words

Sepanjang perjalanan pulang, tidak ada satu patah katapun yang bisa Muti ucapkan meskipun sesungguhnya, ada banyak hal yang ingin Muti bicarakan terutama pertanyaan tentang kenapa Nero tiba-tiba pulang. Apa ayah pria itu sudah sehat? Atau Nero kemari untuk mengucapkan perpisahan yang sebenarnya pada Muti? Akan tetapi, benak Muti seakan kosong. Tidak ada hal lain yang bisa ia pikirkan selain kenyataan bahwa Damar dan Fuyumi pernah tidur bersama. Hal tersebut, entah bagaimana telah mengoyak hati Muti dengan sangat dalam. Rasanya seakan Fuyumi dan Damar memiliki ikatan lain yang tidak ia miliki bersama pria itu. Dan itu, terasa begitu menyakitkan. Tentu saja Muti paham bahwa sebagai seorang pria dewasa, dan pastinya sangat prima, Damar memiliki kebutuhan seperti itu. Akan tetapi, mereka buk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD