44. Jepang, Tiga Tahun Lalu

1534 Words

Suara tawa dan musik yang keras terdengar dari setiap penjuru bar yang ramai itu. Malam ini, satu bar penuh sedang disewa oleh para mahasiswa yang baru saja lulus dari kuliah mereka. Mereka ingin merayakan hari terakhir mereka sebagai mahasiswa itu sebelum bersiap memasuki dunia kerja ataupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Semua orang bersenang-senang melalui malam yang sudah mereka persiapkan jauh-jauh hari itu. Meskipun Damar tidak ingin hadir, tetapi ia tahu tidak bisa menolak undangan dari teman-temannya tersebut. Terlebih, selama kuliah di sini, ia memiliki banyak teman yang begitu baik kepadanya. Ia seperti menemukan kehidupan barunya di Jepang walaupun hal itu tidak bisa menggantikan apa yang pernah ia jalani bersama teman-temannya di Indonesia. Terutama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD