"Akang udah datang?" Rangga membuka lebar tangannya dan memasukkan Aya kedalam pelukannya, mencium puncak kepala cukup lama sambil menghidu aromanya. Aya yang mendapatkan perlakuan seperti Rangga, melakukan hal yang sama dengan tangannya melingkar di pinggang Rangga. "Kangen sama neng." Rangga mencium seluruh wajah Aya tanpa tersisa "Anak-anak masih les?" "Akang bikin malu." Aya memukul d**a bidang Rangga manja "Alvian latihan basket, Ranti di dapur. Dia sibuk buatin kesukaan akang, mau menunjukkan hasil dia bisa praktek memasak di sekolah dan sekarang buat kesukaan akang." "Wah...menarik. Jadi nggak sabar." Rangga memegang tangan Aya masuk kedalam, tangannya berada di pinggang Aya tanpa mau terlepas sebentar saja. Tujuan mereka adalah meja makan yang langsung terhubung dengan dap

