Jamah

1251 Words

Begitu gairah mendadak menyelimuti keduanya, samar-samar Rey mendengar pintu kamarnya diketuk. Sebelum ia menjadi bahan interogasi bersama singa betina yang posisinya sungguh membuatnya ketar-ketir, Rey seketika mendorong tubuh Sila dari atas tubuhnya hingga singa betina itu terjatuh telentang di sisinya. Rey segera membalikkan tubuhnya menjadi tengkurap dan menindih kepalanya dengan bantal, membiarkan Sila yang kebingungan di sampingnya menjadi semakin tak mengerti. Bukan tanpa alasan ia berbaring tengkurap. Satu-satunya alasan adalah 'barang haram' yang sering Sila bilang itu tengah merangkak naik ke stadium akhir. Sebelum semakin kokoh, ia harus menyembunyikan rapat-rapat terlebih dari pencetus ide juniornya terusik semedinya. "Sialan, pakek acara pura-pura tidur segala," kesal Sila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD