"Kapan kembali?" Setiap hari, istrinya tak pernah absen bertanya. Hahaha. Ya maklum kan kangen. Padahal baru ditinggal seminggu. Axel terkekeh. Ia hendak berangakt ke Singapura. Beberapa urusannya di Perancis dan Swiss baru saja selesai. Apakah ada kabar baik. Ya tak buruk-buruk amat lah. Masih ada investor yang berpihak. Walau banyak juga yang memilih untuk memutuskan kerja sama. Hanya karena Zasha? Betul. Lucu kan? Satu minggu ini, ia juga beberapa kali makan malam bersama wanita. Bagaimana rasanya? Tak ada yang menarik lagi. Tak heran juga kalau akhirnya mereka yang mundur. Ia kemudian akan ditelepon oleh orangtua mereka atau ya om yang merupakan investornya. Beberapa menyayangkan sikapnya yang dianggap tak ingin bekerja sama. Ya karena Axel tak bisa mengesankan putri atau keponakan

