Enam belas

603 Words
"Bodo pisan sih kamu teh Raka. Masa kamu ga bisa nahan diri sama anak Abg kayak Nara. Pasti ini efek kelamaan jomblo. Jadi giliran ada cewe yang deket malah ga bisa nahan diri. Kayaknya aku harus jaga jarak dari Nara. Kalau sampai deket terus takutnya kalap kayak tadi. Aslinya malu-maluin banget tadi itu. Sepertinya aku harus cepet-cepet mandi terus berangkat ke cafe. Sebisa mungkin harus hindarin Nara dulu. Ya harus.." Ucap Raka pada dirinya sendiri lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi dan bersiap berangkat ke cafe miliknya. **** "Kayaknya tuh si Om masih di dalem kamar. Harus cepet-cepet berangkat ini. Bisa berabe kalau sampai ketemu dia lagi." Ujar Nara sambil celingak celinguk depan pintu kamarnya lalu melesat kencang berlari keluar Apartemen Raka.   Nara pun lalu menghentikan sebuah taksi depan Apartemen. "Ke Trans Studio Mall ya pa." Ucap Nara pada pengemudi taksi tersebut. "Baik neng. Saya mulai nyalain argonya ya." Nara pun hanya mengangguk sambil tersenyum menjawab ucapan supir taksi itu.    Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit, Nara telah berada di tempat ketemuannya dengan Davi. "Silahkan dilihat argo nya Neng. Jumlahnya 35.000 rupiah ya." Ujar sopir taksi itu dengan ramahnya. Nara pun mengeluarkan uang selembar 50.000. "Ambil aja ya pa kembaliannya." Jawab Nara dengan ramah juga. "Wah.. terima kasih Neng. Semoga rezekinya bertambah."  "Aamiin.." Jawab Nara sambil melangkah keluar dari taksi lalu berjalan ke pintu masuk mall. Dilihatnya Davi telah menunggu di depan pintu masuk dengan memakai sweater abu-abu, celana jeans navy selutut dan sepatu kets yang berwarna senada dengan sweaternya. "Davi..." Teriak Nara sambil berhambur memeluk sahabatnya itu. "Nara.. kamu kemana aja? Aku khawatir banget sama kamu." Tanya Davi sambil membalas pelukan sahabatnya. "Kita cari tempat duduk dulu yu. Nanti aku ceritain deh semuanya." Ujar Nara. "Yaudah yu kita masuk kedalam. Sambil makan ya. Udah mau jam makan siang soalnya." Ajak Davi sambil menggandeng tangan Nara. **** "Jadi kamu tinggal sama Om-om?" Tanya Davi dengan suara yang sedikit keras karena kaget. "Hush kamu itu. Jangan keras-keras suaranya. Itu orang-orang pada liatin. Aku kan jadi malu." Ujar Nara sambil menundukan wajahnya.  "Eh maaf Na. Aku kan kaget dengernya. Terus gimana? Kamu ga di apa-apain kan sama itu Om?" "Ngga kok. Aku ga di apa-apain. Dia orang baik." Jawab Nara sedikit berbohong. Masa iya Nara harus menjelaskan perihal ciumannya dengan itu Om. Mau ditaruh dimana itu muka Nara kalau Davi sampai tau. "Syukurlah kalau gitu. Kalau sampai dia macam-macam, kamu telfon aku aja. Aku habisin tu si Om." "Haha.. ok deh siap. Yaudah kita lanjutin maen yu.. Aku belum pernah kesini soalnya. Mumpung di bandung aku mau maen sepuasnya." Ucap Nara sambil menarik lengan Davi untuk mengikutinya. **** "Abis darimana kamu jam segini baru pulang? Kamu tau ini udah jam berapa?" Suara tegas Raka menggelegar saat Nara masuk kedalam Apartemennya.  "Maaf Om. Aku abis maen sama temen, Om. Keasyikan maen soalnya jadi ga liat-liat jam. Tau-tau udah jam 8 malem." Jawab Nara santai sambil melepaskan sepatu kets nya.  "Bukannya kamu bilang ga punya kenalan di Bandung?" Tanya Raka lagi. "Dia temen sekolah aku di Surabaya. Kebetulan lagi liburan sama keluarganya di Bandung."  "Terus kamu habis darimana aja seharian ini? Kamu berangkat dari kapan?" Tanya Raka seakan mengintrogasinya. "Aku berangkat dari setengah sebelasan Om. Tadi aku habis dari Trans Studio Mall. Mumpung masih di Bandung jadi pengen maen sepuasnya." "Kamu kan bisa bilang sama aku kalau mau pergi kemana-mana. Jadi aku bisa anter kamu. Aku bertanggung jawab selama kamu disini sampai nanti pulang lagi ke Surabaya, Na." "Maaf Om. Aku lupa. Lagipula aku ga mau repotin Om terus. Yaudah aku masuk ke kamar dulu ya. Mau bersih-bersih dulu. Badan aku pada lengket semua. Dah Om." Ucap Nara sambil ngeloyor pergi ke kamar. "Temen sekolah Nara? Kayaknya aku harus selidiki deh. Aku khawatir terjadi apa-apa sama Nara." Ucap Raka pada dirinya sendiri.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD