Tiga hari telah berlalu, tanpa Alvin disamping Ayla, menciptakan sebuah kekosongan dalam relung hati gadis tersebut. Namun, apalah daya semua sudah terlanjur diucapnya. Gadis itu menatap kosong, pemandangan langit malam dibalik jendela kamarnya. Begitu kelam, tanpa ada satu pun bintang yang terlihat disana. Mencerminkan keadaan hatinya saat itu. Berkali-kali diliriknya layar ponsel yang masih saja menggelap. Tanpa satu pun pesan atau panggilan yang selalu hadir menemani malam sebelum terlelap. Juga alasan senyum, pembawa mimpi terindah. Ayla menghela nafas panjang. Tenyata dibelenggu oleh rindu membuat harinya terasa begitu berat. Malam pun seakan tak cukup membelai gadis tersebut, berlabuh kedalam lelap. Kaki seolah tak mengerti untuk melangkah. Pun jiwa terasa berada dalam lingkaran ge

