Pagi itu, harusnya Alvin sudah terbangun dari tidurnya. Namun, karena kebiasaan tiga hari berturut-turut tanpa kegiatan sekolah, akhirnya cowok itu memilih untuk bermalas-malasan diatas tempat tidur, dan berkelanjutan sampai tiba waktunya untuk kembali sekolah. Cowok itu seketika melompat dari tempat tidur, ketika diliriknya jam yang menggantung di tembok, sudah menunjukkan pukul tujuh kurang lima belas menit. “Mampus deh!” serunya. Tak membutuhkan waktu yang lama untuk Alvin membersihkan dirinya, yang penting bersih, segar, dan terlihat rapi tentunya. Cowok itu sudah keluar dari kamarnya lengkap dengan baju seragam, dan juga tas ransel dibalik punggungnya. “Ma, Alvin berangkat dulu.” Pamit cowok tersebut pada ibunya yang terlihat sibuk merapikan kembali peralatan memasak yang sempat

