Bab 9 Masa lalu seorang pelakor

1206 Words
Adam termenung di kursi kebesarannya, yang sebentar lagi akan kembali ke pemilik yang seharusnya. Ada perasaan tak rela yang entah apa. Bukan soal kedudukannya sekarang, namun terlebih pada sesuatu yang lain yang kini mendominasi relung hatinya. Sangat dalam dan tak terselami. Seharusnya ia senang, saat ia tanpa harus repot-repot mengurus perceraiannya. Ataya sudah lebih dulu memuluskan rencananya. Namun hatinya tidak merasa puas, masih ada sesuatu yang kurang berkenan. Ada kekosongan yang tiba-tiba menyeruak tanpa bisa ia pahami. Drrttt drrttt drrttt Adam melirik malas ke arah ponselnya yang terus bergetar. Id pemanggil yang selama ini begitu ia tunggu, kini sekedar melihatnya saja hatinya merasa kesal. Panggilan terus berulang hingga beberapa kali, namun Adam masih bergeming. Tak ada niat sedikit pun untuk mengangkat panggilan tersebut. Bahkan sampai ponselnya kembali terdiam tanpa suara. Hatinya bahkan merasa lega. Sekali lagi Adam melihat salinan berkas perceraiannya. Rasanya masih tak percaya. Wanita yang dua tahun lalu datang menghampirinya dalam keputusanasaan, kini telah menggugat cerai dirinya. Wanita yang tak pernah menuntut apapun, wanita yang menyayangi keluarganya dengan sepenuh hati. Kini wanita itu telah benar-benar meninggalkannya. Hatinya mendadak kosong. Ia tak menyangka, pengaruh seorang Ataya yang tenang, lebih banyak diam dan selalu mengalah. Kini begitu terasa dalam hidupnya. Tok tok tok Atensi Adam beralih ke pintu masuk ruangannya. Klek Ruly dari bagian HRD. Untuk apa pria itu kemari? Adam sedikit terkejut. Sangat jarang pria muda itu ke ruangannya. Apa ada urusan mendesak? apa berhubungan dengan tindakan kecurangannya selama ini? Namun bukan kapasitas Ruly untuk meluruskan segala hal yang berhubungan dengan manajemen keuangan perusahaan. Namun hati Adam mendadak cemas luar biasa. "Ada apa Ruly?" Tanya Adam to the poin. "Saya hanya ingin menyerahkan beberapa berkas yang selama ini harus melalui tanda tangan anda, tuan. Besok kepemimpinan perusahaan ini akan beralih pada CEO baru. Jadi saya ingin menuntaskan beberapa hal sebelum anda benar-benar pergi." Adam terpekur di kursinya. Rasanya ia ingin berteriak marah, namun tak kuasa melakukannya. Perusahaan ini bukanlah miliknya. "Baiklah, letakkan saja di sini. Aku akan menandatangani semua nya," ujar Adam dengan hati yang tidak rela. Ruly pamit undur diri setelah menyerahkan setumpuk berkas tebal di atas meja Adam. Melihatnya saja, kepala Adam sudah berdenyut-denyut nyeri. Tanpa membaca lagi, Adam menandatangani semua berkas tersebut. Sudut bibir seorang pria terangkat sempurna melihat hal itu melalui kamera pengawas, yang di pasang diam-diam di ruangan tersebut. Tak seribet perkiraanya, semudah itu membuat Adam segera membayar lunas hutang-hutang kejahatannya. Setelah puas menyaksikan Adam yang mulai kewalahan menghadapi berkas tebal itu, Niko beranjak pergi dari sana seperti tak terjadi apa-apa. Tugasnya sudah selesai di sini, masih ada beberapa hal lagi, dan akan ia tuntaskan dalam beberapa hari kedepan. Niko selalu tangkas dalam melaksanakan pekerjaannya. Sejak dulu pekerjaannya selalu selalu mulus. Sayangnya, sang nyonya yang begitu mencintai suaminya, rela menukar kebahagiaannya demi pria breng sek seperti tuan Marchel. Sehingga ia pun tak bisa berbuat banyak, selain memantau pergerakan sang tuan dalam beberapa aksinya di luar rumah. ******************************** Dona terlihat sangat murka, sudah beberapa kali panggilannya tidak di gubris oleh Adam. Bahkan pesannya hanya di baca tanpa di balas satu pun. "Awas saja kalau kamu pulang nanti. Berani sekali kamu mengabaikan ku Adam!" Teriaknya semakin marah. Dona sangat membutuhkan sejumlah besar uang, pria yang bercinta dengannya di club malam tempo hari, terus menerornya dengan beberapa pesan dan panggilan yang menggangu. Yang paling membuatnya ketakutan pria itu memiliki rekaman video vulgar mereka saat sedang bercinta. Potongan video yang dikirim oleh pria itu padanya, sungguh membuat Dona ketakutan. Terlihat bagaimana rakusnya ia melahap adik kecil pria itu tanpa rasa jijik sedikitpun di lorong menuju kamar. Tanpa peduli pada kamera cctv yang tengah merekam kegiatan anmoral tersebut, Dona begitu liar mengoral pria asing tersebut. Dan bukan hanya itu saja, ada beberapa potongan video lain, yang memperlihatkan dirinya tengah bercinta dengan beberapa pria berbeda di tempat-tempat yang tidak seharusnya. Dona memang pecinta sek*s bebas sejak SMA. Ia akan melakukannya di mana saja jika si pria menginginkan tubuhnya. Semua ia lakukan karena uang, dan juga jika ia merasa cocok dengan pria tersebut. Hingga berujung terjadilah hubungan terlarangnya dengan ayah dari sahabatnya sendiri. Mereka bahkan sering melakukannya di kediaman mewah Ataya, saat semua orang tengah tertidur lelap. Flashback masa lalu Dona Pada awalnya sedikit sulit untuk mendekati tuan Marchel, namun berkat tubuh seksinya yang begitu rajin ia pertontonkan dengan sengaja pada ayah sahabatnya itu. Akhirnya pertahanan pria itu pun runtuh. Malam panas pertama mereka lakukan di ruang kerja tuan Marchel, saat Dona dengan sengaja mengantar segelas kopi sebagai pancingannya. Dengan baju tidur berbahan satin dengan tali spaghetti berwarna merah sebatas paha. Dona berhasil menjerat tuan Marchel dalam pelukan binalnya. Pergulatan panas itu terjadi hingga subuh dan berkali-kali. Dona begitu terpukau bagaimana pria berusia 43 tahun itu begitu perkasa menggagahinya. Dona bahkan menjerit berkali-kali saat mengalami pelepasan. Membuat seringai di wajah tuan Marchel mengembang sempurna. Dia merasa telah menemukan partner ranjang yang seimbang. Hingga sejak saat itu, Dona remaja mulai menjadi pemuas birahinya. Mereka bahkan bisa melakukan dimana saja, fantasi tuan Marchel begitu tinggi dan liar. Dan Dona harus rela mengaborsi dua kali janin hasil hubungan gelapnya dengan tuan Marchel. Pria itu tak ingin Dona memiliki anak, karena mengandung dan melahirkan akan membuat wanita itu tidak lagi menarik. Dan itu membuat Dona ketakutan. Takut jika pohon uangnya meninggalkannya, dan berpaling mencari partner ranjang lain. Belum lagi perasaannya yang telah bertumbuh subur pada pria yang nyaris memasuki usia setengah baya itu. Dona rela melakukan apapun, termasuk pindah ke Bandung agar bisa leluasa berhubungan dengan tuan Marchel. Melepaskan Adam demi pohon uang yang sudah mulai menggeser posisi Adam di hatinya. Di rumah yang di beli oleh tuan Marchel, Dona memulai hidupnya yang baru. Dona seperti seorang putri yang menunggu pangerannya datang untuk menghangatkan ranjangmya. Namun Dona yang tamak dan haus belaian malah terjebak cinta semalam dengan pengawalnya. Pria muda kepercayaan tuan Marchel untuk menjaganya. Dan tidak hanya sekali itu saja. Tony Selalu meminta servis dari Dona ketika ia menginginkan tubuh wanita itu. Walau awalnya menolak, akhirnya Dona pun terlena oleh belaian pria muda tersebut. Umur Tony baru 29 tahun, sangat jauh dari tuan Marchel. Tentu saja tak kalah perkasa dari papa gulanya itu. Namun sayang, hubungan itu tak berlangsung lama. Tuan Marchel akhirnya mengetahui perihal hubungan tersebut dan meninggalkan Dona bagai membuang sampah. Namun Dona kadung mengandung untuk ketiga kalinya. Namun wanita itu sendiri meragu, benih siapa yang tengah ia kandung saat itu. Kehidupan Dona mulai tak lagi sama. Ia kembali ke Jakarta dan bertemu dengan Adam lalu kembali menjalin hubungan. Namun hanya satu bulan, Dona tiba-tiba kembali pindah ke bandung dengan alasan melanjutkan pendidikan. Padahal wanita itu sengaja menepi, agar usia kehamilannya tak di ketahui oleh Adam. Saat kembali menjalin hubungan dengan Adam, Dona telah mengandung 2 bulan. Dan saat memasuki usia kandungan ketiga bulan, wanita itu mulai cemas melihat bobot tubuhnya yang mulai beranjak naik. Ia beralasan bahwa dirinya hanya mengalami perubahan hormon biasa yang terjadi pada wanita. Dan Adam langsung percaya begitu saja. Seharusnya usia Aryan kini sudah 3 tahun 11 bulan. Mengingat anak itu terlahir dalam keadaan prematur. Wajar saja bila sikapnya sudah jauh lebih terkendali. Flashback end Dona kembali berusaha untuk menghubungi Adam namun ponsel pria itu sudah tak bisa lagi ia hubungi lagi. To be continue. Sedikit ulasan tentang masa lalu si pelakor ya gengs, semoga terhibur. Penuh cinta untuk pembaca kesayangan akak Rose-Ana.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD