Kanaya tak bisa menggambarkan bentuk perasaannya saat ini. Dia menatap mobil Alana berlalu melewati pagar tinggi indekosnya, pergi menjauh sampai hilang dari pandangannya. Apa benar??? Benarkah kalau seorang Max Jerome adalah calon suami Alana? Apa Kanaya tak salah orang? Atau salah mendengar? Bagaimana kalau Alana tahu bahwa kekasihnya itu pernah tidur bersama Kanaya? Orang yang selama ini dibantu olehnya? Apakah Alana masih sudi mengenal Kanaya? Apakah Alana akan memaafkan Kanaya dan Max? 'Ya Tuhan ... kenapa Engkau pasangkan perempuan baik hati seperti mbak Alana dengan lelaki kurang ajar seperti dia?!' batin Kanaya dan dia benar-benar stuck tak bisa menggerakan langkah kakinya setelah mendengar pernyataan Alana tadi. Bagaimana bisa Kanaya merasa baik-baik saja? Jika Alana tahu, ini

