Kesalahpahaman yang terjadi

1078 Words
Setelah bel jam istirahat berbunyi, Eunjoon yang sedari tadi tidak sabar untuk menemui Seojin dan Yeongju pun segera berlari setelah ia mendengar suara bel berbunyi itu. Ia berlari dengan cukup kencang bahkan hampir menabrak siswa dan siswi lainnya. Menuruni puluhan anak tangga karena posisi kelas Seojin dan Yeongju berada satu lantai di bawah dari kelasnya. “Seojin!” Teriaknya pada Seojin yang masih duduk di kursinya sedangkan Yeongju berdiri di hadapannya, melipat kedua tangannya ke depan dan menatap pada Seojin dengan serius. Mereka berdua menoleh pada Eunjoon yang datang menghampiri mereka dengan tergesa-gesa, ia pun menoleh pada Seojin dan melihat wajah lelaki itu yang terlihat memar di bagian pipi kanannya. “Jinja…  Apa sebenarnya masalahmu dengan Youngin hyung?” Tanya Eunjoon kemudian berdiri di samping Yeongju dan ikut melipat kedua tangannya ke depan, menatap pada Seojin yang mendelikan matanya dengan jengkel. “Tidak ada!” Jawan Seojin dengan singkat. Eunjoon pun hanya bisa membuang napasnya dan menoleh ke arah luar, di mana di lapangan di bawah sana ia melihat ada beberapa orang sedang berkumpul seperti sedang terjadi sebuah pertikaian. Eunjoon menyipitkan matanya dan berjalan mendekati jendela untuk melihati kerumunan itu. “Hyung!” Kemudian mereka mendengar suara Sam yang datang ke kelas Seojin, dengan beberapa kaleng soda di tangannya. Eunjoon berbalik dan kembali menghampiri kursi Seojin, melupakan kerumunan tadi yang menjadi tidak terlalu menarik baginya. “Jadi bagaimana Sam? Apa yang kau ketahui? Langsung saja!” Ucap Eunjoon seraya mengambil soda rasa strawberry yang Sam belikan untuk mereka. “Eoh?” Tanya Sam yang terlihat bingung, kemudian ia sadar akan kejadian yang menimpa Seojin tadi sehingga dirinya terlonjak dan menepuk kedua tangannya. “Benar!” Ucapnya. Sam menggeser salah satu kursi dan duduk di samping Seojin. “Jadi begini hyung… Ketika aku dan temanku sedang berbincang di dalam kelas, kemudian temanku yang lain yang dekat dengan yeoja chingu Youngin hyung melaporkan bahwa Youngin hyung akan menghajar Seojin hyung hari ini! Itulah sebabnya aku segera datang kemari!” Jelas Sam menjelaskan alasan mengapa ia bisa mengetahui jika Youngin akan menyerang Seojin. “Apa alasannya, kau tahu itu?” Tanya Yeongju kembali pada Sam, meminta penjelasan yang lebih rinci lagi pada Sam yang mungkin saja mengetahui alasan Youngin menyerang dan kesal pada Seojin yang bahkan tidak melakukan apa-apa. Sam mengangguk dengan ragu-ragu, dan melirik pada Seojin yang juga menatap padanya saat ini. Seojin mengangkat sebelah alisnya mendapati keraguan dari anak itu. “Ada apa?” Tanya Seojin secara langsung pada Sam. “Ehem… Itu hyung, dia mengatakan kalau yeochin dari Youngin hyung hamil!” Ujar Sam dengan suara yang lebih pelan, setengah berbisik pada mereka seraya menoleh ke arah kiri dan kanan, memastikan bahwa tidak ada yang mendengarnya selain mereka. “Lalu? Apa hubungannya dengan Seojin?” Tanya Eunjoon seraya meminum soda itu dan duduk di samping Yeongju yang berdiri. *Yeochin Adalah singkatan dari Yeoja chingu yang memiliki arti teman perempuan atau di gunakan untuk menyebut pacar.Sam menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu, kemudian menjawab dengan pelan seraya melirik pada Seojin di sampingnya,“Karena katanya, yeojanya itu di hamili oleh Seojin hyung!” Pernyataan yang di ucapkan oleh Sam itu membuat Eunjoon dan Yeongju menoleh pada Seojin yang terlihat terkejut menatap pada Sam. “Seojin-a kau melakukan itu?” Tanya Eunjoon dengan bodohnya, Yeongju yang ada di sampingnya itu segera menjitak kepala Eunjoon karena ucapannya. Membuat Eunjoon meringis kesakitan dan melirik tajam pada Yeongju. Kekehan dari Seojin membuat ketiganya saat ini kembali menatap padanya, “Apa dia berkata seperti itu dengan sebuah bukti?” Tanya Seojin. Sam hanya bisa menggedikkan kedua bahunya, karena ia tidak mengetahui hal tersebut. “Seojin! Apa kau melakukan itu?” Tanya Eunjoon kembali dengan suara yang lebih kencang dari sebelumnya karena merasa pertanyaannya tidak di jawab tadi. Yeongju yang berdiri di sampingnya mendecih pelan, mendengar kembali pertanyaan yang terkesan jika Eunjoon tidak mempercayai temannya tersebut. “Tentu tidak, Pabo! Untuk apa aku melakukannya dengan yeoja yang seperti itu?” Tanya Seojin yang menyangkal jika bukan dialah yang melakukan hal itu, karena dirinya memang tidak pernah merasa tidur dengan yeoja tersebut. Ah tidak! Dia belum pernah tidur dengan yeoja manapun. *Pabo Adalah ungkapan untuk memanggil seseorang dengan sebutan bodoh.“Lalu mengapa ia bisa berpikiran seperti itu? Apa yeochin nya yang mengaku dan memang memiliki niat untuk mengadu domba dirimu dengan Youngin hyung?” Ucap Eunjoon kembali, Seojin terdiam memikirkan ucapan tersebut yang mungkin saja benar. “Apa kau pernah dekat dengan yeoja nya? Atau apakah kau pernah berdua dengan yeoja nya?” Tanya Yeongju kali ini, tetap menatap pada Seojin dengan tatapan serius. Seojin menganggukan kepalanya, “Aku pernah mengantarnya pulang karena tas dan dompetnya hampir di ambil orang lain. Dan dia pun memintaku untuk mengantarnya. Tetapi selama perjalanan itu pun aku tidak pernah berbicara dengannya.” Seojin menjelaskan bagaimana dirinya yang pernah membantu yeoja chingu Youngin yang hampir menjadi korban penjambretan saat pulang sekolah.  Sam terdiam mendengar pengakuan dari Seojin, Eunjoon yang mendengar hal itu menganggukan kepalanya dan melirik pada Yeongju. “Berarti ada kemungkinan seseorang yang melihat kalian berdua melaporkan hal tersebut padanya!” Ucap Yeongju. Mereka semua terdiam memikirkan kembali kemungkinan itu. “Jadi apa yang akan hyung lakukan? Apa hyung akan menghindari Youngin hyung, dan bertanya langsung pada yeoja itu?” Tanya Sam pada Seojin yang terdiam melihat ke arah kaki milik Yeongju. “Tidak!” Jawab Seojin dengan yakin, ia langsung menoleh pada Sam yang menanyakan itu. “Aku tidak akan pernah menghindar seperti seorang tersangka! Aku akan menemui Youngin dan menjelaskan semua ini padanya secara terang-terangan!” Ucap Seojin kemudian, membuat ketiganya saling memandang. “Jadi maksudmu, kau akan menemuinya? Memenuhi tantangannya?” Tanya Yeongju kembali, seraya menyipitkan kedua matanya yang besar itu. Seojin mengangguk, keputusannya sudah bulat untuk menemui Youngin di area lapangan yang tidak jauh dari sekolah mereka itu. “Tapi kau baru saja kena skorsing hyung! Jangan sampai kau terkena skors lagi!” Sam mengingatkan hyungnya tersebut, akan ancaman drop out dari sekolah jika ia kembali ketahuan berkelahi. Seojin mengangguk, perkataan anak itu ada benarnya juga, tetapi dirinya tidak bisa diam saja ketika dirinya di salahkan atas sebuah tuduhan yang tidak ia lakukan. “Maka dari itu aku membutuhkan kalian untuk membantuku!” Ujar Seojin menatap pada mereka bertiga yang tidak mengetahui apa maksud dari Seojin berkata seperti itu. “Apa yang bisa kami bantu? Kami akan selalu membantumu untuk mengatasi permasalahan ini!” Ucap Yeongju yang di setujui oleh Sam juga Eunjoon yang duduk di samping mereka.  To be continued 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD