Playboy Vs Baby (9)

1379 Words
Dua sejoli dan satu bayi yang berada dalam stroller kini sedang berada di taman belakang rumah Ify. Ify membawa Fika ke dalam gendongan nya yang membuat Fika menggeliat nyaman. Rio tersenyum melihat pemandangan di hadapan nya kini. Ify menggendong Fika seraya bersenandung kecil layaknya seorang ibu "Fy, lo bener kan mau nikah sama gue?" tanya Rio, Ify melirik ke arah Rio seraya menepok nepok p****t mungil Fika. "Hmm Yo. Gue mau ngomong dulu sama lo" ujar Ify "Kenapa ? Jangan bilang lo gamau nikah sama gue?" ujar Rio waswas "Apasih, bukan itu. Fika kan umur 10 bulan ya sekarang, bentar lagi ulang tahun yang ke satu tahun. Gue mau nikah nya pas di hari Fika ulang tahun" ujar Ify " Dua bulan lagi dong ? Kelamaan Fy" eluh Rio yang membuat Ify melototkan kedua mata nya. Bagaimana bisa itu masih lama katanya ? Justru itu terlalu cepat untuk Ify.  "Gamau ? Yaudah kawin sono sama cewe lain" Ify menaruh Fika kedalam stroller nya kembali lalu mendorong nya berniat memasuki rumah. "Elaah ngambeuk. Gua bercanda nyet" Rio dengan segera mengejar Ify. "Siapa juga yang ngambeuk yeeuuu" "Nih, calon bini gua lagi ngambeuk" ujar Rio dan merangkul Ify seenak jidat. Ify menepuk tangan Rio yang kini bertengger di pundak nya. "Belum mukhrim, ngapain lo pegang-pegang" sewot ify "Oh iya,belum mukhrim. 2 bulan lagi baru mukhrim ya?" Ify memgangguk mengiyakan dengan malu. "Yaudah deh, ini aja kalau gitu" secepat kilat Rio mengecup pipi kanan Ify lalu berlari menghindari amukan Ify. "Marioooooo!!!" teriak Ify kesal karena kecolongan. "Kita batal kawin! Bodo amat!" Ify menyentakkan kakinya pura-pura ngambeuk dan pergi meninggalkan Rio.  ••••• Malam ini, seperti yang telah di rencanakan yaitu kedua belah pihak telah berkumpul. Orang tua Ify dan Orang tua Rio serta Gabriel kini berada di ruang keluarga.  Keluarga Rio berkunjung ke rumah ini berniat untuk melamar secara resmi. Rio memakai kemeja berwarna hitam dengan tangan yang di gulung setengah lengan, dan Ify yang memakai dress hitam selutut tak lupa rambut nya yang tergerai indah. "Jadi,kenapa ini Mama sama Papa sampe di suruh pulang?" tanya Rehan -papah Ify- "Hmmm anak papa mau di lamar" celetuk Gabriel membuat Ify mendelik sebal kepada kakak nya tersebut "Ehem papa tau Gabriel, jadi gimana ?" tanya Rehan "Jadi gini han, maksud kita dateng kesini mau ngelurusin hubungan Rio sama Ify. Mereka mau ngelanjutin ke jenjang pernikahan" "Bagus dong, kita jadi besanan ya Man" ujar Dina -ibu Ify- senang dan di balas anggukan yang sama senang nya oleh Manda. "Iya Om, maksud Rio dateng kesini sama Mama juga Papa mau minta izin ke Om. Rio mau minta restu dari Om sama Tante supaya acara nya lancar dan hubungan Rio sama Ify langgeng" ujar Rio Rehan mengangguk-anggukan kepala nya. "Om sih restuin kamu jadi pendamping nya Ify. Asal, pertama Ify memang bener bersedia sama kamu, dan kamu gak akan pernah nyakitin anak saya" ujar Rehan tegas. "Tenang han, gue gak akan biarin Rio nyakitin Ify" ujar Jordi -Ayah Rio- "Iya Om, Rio janji gak akan pernah nyakitin Ify." Rehan kembali menganggukan kepala nya. Lalu tatapan nya beralih ke Ify. "Gimana fy ? Kamu beneran siap buat nikah ? Dan Fika, secara gak langsung kamu bakalan jadi Ibu buat Fika" "Ify siap Pah, tapi Ify sama Rio sepakat mau nikah di hari ulang tahun Fika. 2 bulan lagi Fika umur satu tahun jadi Rio sama Ify mau nikah 5bulan lagi" ujar Ify "Baik, Papa sama Mamah terserah kamu sayang. Tapi, kamu sudah minta restu Gabriel? Dia kakak kamu. Kamu akan melangkahi dia" Ify menggeleng lalu mendekati sang kakak. "Kak, Ify minta restu dari kakak. Maaf, ify ngelangkahin kakak nikah" ujar Ify. Gabriel sok tegar padahal mata nya sudah berkaca-kaca. Iyel memeluk tubuh mungil Ify. "Kakak restuin, kakak ikhlas demi kebahagiaan kamu" Rio juga menghampiri Gabriel, iyel melepaskan pelukan nya dari Ify. "Gua titip Ify Yo, kalau sampe dia keluarin air mata kesedihan setetes pun siap-siap lo habis di tangan gua" ujar Gabriel. Rio mengangguk mantap lalu merangkul Gabriel. Berpelukan seperti biasa nya. Kini kedua nya kembali ke tempat duduk semula san kembali merencanakan pernikahan. "Gimana kalau, kalian tunangan bulan depan nah nikah nya buka depannya lagi, gimana ? Jadi kalian tunangan aja dulu" usul Dina "Bener tuh. Kamu sama Ify cari cari cincin buat tunangan bulan depan ya, biar urusan pesta Mamah dan Tante Dina yang urus" sambung Manda "Tapi mah, apa ga ribet tunangan dulu terus bulan depannya langsung nikah ? Kenapa ga langsung siapin pernikahan aja? bar hemat" ujar Ify mengeluarkan ide "Gapapa sayang, tenang aja biar kita urus semuanya. Pokoknya kalian tinggal diem aja duduk tenang. Kalian tunangan aja dulu ya pokoknya mama mau kalian tunangan" ujar Manda ibunda Rio.  "Iya nak, biarkan kami yang urus semua pesta nya ya" ujar Dina menimpali "Yasudah kalau begitu, Ify ikut aja. Rio gimana?" Tanya Ify berpaling pada rio "Siaap Mah, Rio nurut aja sama Mamah" Ujar Rio memberikan jempol nya kebarah snag Mamah. "Yaudah ify juga" lanjut Ify akhirnya "Gini deh kalau mereka udah ketemu pasti ribet" ujar Jordi kepada rehan "Betul. Memang sudah seperti biasa Jor" balas rehan. Mereka pun tertawa bahagia sampai suara tangis Fika menyadarkan mereka semua. "Cucu Oma nangis, sedih ya sayang di cuekin?" ujar Manda membawa Fika yang berada di gendongan bi Asih. "Manda, itu Fika? Mana sini gue juga mau gendong" ujar Dina. Manda pun kini menggendong Fika ke dalam pangkuan nya.  "Cantik sekali, ternyata lebih lucu liat langsung ya sayang daripada di foto. Gembul sekali kamu nak" puji Dina,dan Fika tersenyum. Memang Dina belum mengetahui Fika secara langsung, iabhanya tau melealui handphone saja karena Ify sering memotret Fika dan di kirimkan kepada Dina, bercerita panjang apa Fika.  "Nanti kalau kalian udah sah, cepet cepet kasih Fika adik ya" sambung dina "Apasih Mah, Ify masih kuliah. Males ah pasti ribet" ujar Ify menutupi kesaltingan nya. "Kalau Rio sih gimana siap nya Ify hehe" ujar Rio seraya menggaruk belakang kepala nya yang tak gatal. "Gue pesen cowok ya Fy, Yo. Ntar gue ajarin main PS biar jago" ujar Gabriel "Enak aja!" ketus Ify melotot. Semua pun kini tertawa bersama bahagia. ••••••• Hari ini, Ify dan Rio tengah berada di toko Mas untuk mencari cincin yang cocok untuk di hari pertunangan dan pernikahan mereka nanti. Mereka hanya berdua, Fika sedang bermain bersama Dina. Dina kekeh ingin main bersama Fika, sedangkan Jordi kembali pulang ke aussie.  "Yang itu bagus Fy" unjuk Rio ke salah satu cincin "Gak. Itu jelek mario" tolak Ify terang terangan. Ify kembali menatap deretan cincin yang ada namun mata nya tak menangkap cicin yang pas untuk dirinya dan Rio. "Gak ada yang lain Mas ?" tanya Rio, karena ia tahu tak ada model yang cocok di mata Ify. "Ah ada. Sebentar saya ambil dulu" ujar pelayan tersebut dan mengambil barang yang di maksud. "Ini cincin nya." ujar nya lagi seraya memperlihatkan sepasang cincin berwarna putih dengan hiasan setengah love namun jika di gabungkan cincin tersebut menjadi berbentuk love. "Mariooo, gue mau ini. Ini lucu" ujar Ify antusias. Rio pun terkeuekeuh geli. "Saya mau desain seperti ini karena pacar saya juga suka, tapi di dalam cincin itu saya mau di kasih inisial. Bisa ?" ujar Rio "Tentu bisa. Nanti kita akan pesankan model yang seperti ini dengan inisial di dalam nya. Inisial nya apa ya Mas ?" "Fy, inisial nya mau I dan R atau M dan M sesuai nama kita ? Melfy dan Mario ?" tanya Rio kepada Ify. "M dan M saja Yo" "M dan M ya mas inisial nya" pinta Rio dan pekayan itu pun mengangguk lalu mencatat pesanan Rio. "Baik saya akan memesan ulang cincin sesuai permintaan mas dan mba. Nanti kalau cincin nya sudah selesai akan kami hubungi" ujar pelayan itu "Oke, ini kartu nama saya. Mas bisa hubungi nomor itu" ujar Rio memberi kartu nama. "Baik Mas" "Yaudah, kita permisi ya" pamit Rio lalu keluar bersama Ify. "Mau kemana lagi Fy?" tanya Rio "Ke kampus Yo, gue mau ngasih tugas ke Pa Iwan. Lo gak ngampus hari ini?" tanya Ify "Ngampus sih hehe" "Yeeee yaudah kita ke kampus. Ngapain lo nanya kita mau kemana" "Yakali aja lo mau main gitu" "Gak. Kita harus ke kampus, belajar biar cepet wisuda terus lo fokus kerja di peusahaan bokap lo" "Iya iya kanjeng ratu" mereka pun kini memasuki mobil Rio dan melajukan mobil nya ke arah kampus. ••••• Sorry kalau tambah gaje :(  lanjut part selanjutnya ya nanti.. 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD