"Gue nggak habis pikir, Aletha sakit kepala cuma kebentur setir kemudi bisa dua hari baru siuman. Hell. Pinter banget cari cara buat nggak ikut ulangan." Laras keluar dari mobil Tania sembari menenteng tas baju milik Aletha. "Luar biasa panutan." Tania menutup pintu, menghampiri Laras. Ia mendorong sedikit kepala cewek itu. "Ngaco. Sempet-sempetnya lo berpikir hal nggak penting kayak gitu. Lebih nggak masuk akal lagi ucapan itu keluar dari mulut orang yang nangis lihat Aletha nggak buka mata beberapa hari. Duh." Tania menghela napas panjang. "Lagian yah manusia punya kondisi tubuh yang nggak sama, nggak semua bisa sekuat cerita novel atau film yang banyak bohongnya. Faktor alam bawah sadar yang tanda kutip punya trouble semacam trauma atau apalah itu namanya gue nggak ngerti istilah medis

