"Tidak ada, Panglima." "Aku akan pergi ke sana!" Pria itu pun segera beranjak dan berlari keluar dari rumahnya. Ia tidak bisa tenang. "Panglima!" °°° "Tuan Panglima, ada apa datang ke istana di waktu senja seperti ini?" tanya salah satu prajurit penjaga gerbang istana. "Aku memiliki firasat buruk mengenai istana Bergelmir." Bohong, yang ada di dalam kepalanya hanyalah keadaan mantan kekasihnya, Ratu Himalia. "Tidak terjadi apa-apa, Tuan." "Boleh saya memasuki istana?" Kedua prajurit itu pun segera mempersilahkan atasannya. Pria dengan rambut yang digerai panjang tanpa ikatan itu sudah sampai di depan singgasana sang raja. "Ada apa, Styx? Aku bahkan tidak mengundangmu kemari," ucap Triton dengan angkuhnya. "Tidak bolehkah seorang Panglima mengkhawatirkan istananya?" Tidak ad

