Chapter 17

2673 Words

Chapter 17 EPISODE SEBELUMNYA ‘’Arghhh!’’ teriak Daniel membating kursi yang dari tadi menjadi tumpuan bagi tangannya. ‘’s****n!!!’’ teriak nya kedua kali sembari dalam pikiranya tergambar wajah ayahnya, Samuel. ‘’Baiklah, gunakan sesuai kebutuhan perusahaan dengan kartuku.’’ Jawab Daniel setengah putus asa. ‘’Lalu siapa yang akan menemani saya meeting dengan mitra perusahaan luar negri?’’ tanya Daniel memijat pelipisnya. ‘’Mba Angela ...’’ ‘’Dari divisi pemasaran, sekaligus pemegang evaluasi perusahaan paling center.’’ Jelas Nasya, ‘’Tidak, jangan dia.’’ Tukas Daniel menatap Nasya dengan wajah kesal, mata terbuka lebar, rambut sudah acak – acakan dan tangan menyilang di depan d**a. ‘’Saya tidak bisa menemani Anda sir, masa jabatan saya belum memenuhi syarat untuk bisa mendamping

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD