Keluar dari gedung apartemen yang ramai dengan lalu-lalang orang, hal pertama yang Lana jumpai adalah pandangan aneh orang-orang ketika melihatnya. Ia sebenarnya sadar apa yang membuat orang menatapnya sedemikian rupa, apa lagi kalau bukan karena cara berpakaiannya yang tidak biasa. Wanita itu memang masih mengenakan baju dan celana milik Tommy yang kembali ia pinjam. Menurutnya itu jauh lebih baik dibanding harus mengenakan lagi gaun pengantinnya yang merepotkan. Lupakan tanggapan orang-orang yang tidak paham situasi itu, Lana lebih memilih kenyamanan untuk dirinya sendiri. Sudah 15 menit wanita itu menunggu taksi di depan area apartemen Tommy. Herannya tak ada satu pun taksi yang bersedia berhenti dan mengangkutnya dari sana. Apa karena penampilanku ini ya? Pikir Lana sambil mengamati a

