7. Hanya Permulaan

1793 Words

Sinar matahari yang menyelinap melalui jendela terasa begitu menyengat di wajah Tommy, kepalanya pusing, malas sekali rasanya jika ia harus membuka mata. Melirik sisi lain tempat tidur, Tommy menghela nafas, kenyataan bahwa seseorang yang semalam tertidur begitu tenang di sampingnya sudah tidak ada di sana—entah mengapa membuat hati Tommy terasa lebih ringan. Kejadian yang menimpanya semalam, benar-benar kejadian yang tidak pernah ia perhitungkan. Bagaimana bisa Lana tidur setenang itu? Sementara ada laki-laki asing di sampingnya yang—argh membayangkan kejadian semalam saja sudah membuat Tommy menggeleng frustrasi. Baru sehari ia membawa Lana dalam kehidupannya, wanita itu sudah berhasil merusak ketenangannya, lantas bagaimana ia harus menghadapi wanita itu kedepannya? Menyadarkan diri d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD