Part 48

1065 Words

Irish membuka matanya dan mengeryitkan keningnya ketika bias cahaya sangat menyilaukan matanya. Dia mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum membiasakan diri dengan suasana yang sangat asing baginya. Bau obat-obatan menguar sangat kuat, ia yakin dia berada di rumah sakit sekarang. Irish merasakan belakang tubuhnya sangat kebas dan sakit. Dia tahu tulang belikatnya terkena tembakan semalam, alhasil dia merasakan sakit yang amat sangat sekarang. Hal terakhir yang Irish ingat adalah pandangan khawatir Aarav padanya ketika dia jatuh di hadapannya. Irish benar-benar tidak bisa mencoba untuk tetap sadar saat itu, peluru yang menembusnya membuat tubuhnya kebas dan sakit bukan main. Irish menoleh ke sampingnya dan melihat Ibunya duduk di sampingnya seraya mengupas sesuatu. "Ma..Mama?" tanyanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD