Part 39

1573 Words

Albian segera keluar dari kafe Embun, dia menyadari ada Adhiti di sana tapi enggan untuk menyapa. Tapi, dari kejauhan pria tersebut memperhatikan Adhiti. Pria itu merindukan Adhiti, lebih dari satu minggu tidak melihat dan berbicara kepadanya. Namun, untuk mendekati Adhiti sekarang juga tidak mungkin, mengingat kalau gadis itu sudah meminta untuk menjauhinya. Albian masih menatap Adhiti dari luar kafe, tempat duduk yang sering Adhiti tempati tepat di sebelah jendela kaca yang besar. Sekarng, gadis itu sedang melamun menatap persis keluar jendela. Lalu Albian mengambil ponsel di dalam saku celana. "Hallo!"sapa seseorang di dalam ponsel. "Apa kabar mu Adhiti?"tanya Albian begitu lirih. Adhiti terdiam dan cukup lama membalas sapaan Albian. "Aku baik,"jawab Adhiti singkat. Albian diam s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD